Pindah ke Blog http://blog.uad.ac.id/ardi
Terhitung hari ini, maka secara resmi saya telah memindahkan blog http://4rd1.wordpress.com ke alamat baru yaitu http://blog.uad.ac.id/ardi.
Semoga bisa maklum, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Untungnya Saya Mencatat Keuangan Keluarga
Ceritanya saya merasa aneh, kenapa tagihan langganan kompas datang lagi bulan Agustus ini. Padahal saya rasanya sudah bayar. Akhirnya saya bukan software MyFamily Accounting dan membuka record transaksi pembayaran koran, dan gotcha..! ternyata memang saya udah bayar kok…! Langsung saya telepon agennya, dan saya ceritakan historis pembayaran yang telah saya lakukan. Akhirnya si agen mengakui kesalahan mereka, dan uang saya akan direfund.
Satu lagi terbukti, betapa besarnya manfaat melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan keluarga secara baik dan profesional, apalagi dibantu dengan piranti lunak MyFamily Accounting. Mau ikutan…
Tenang Saja, Konsumen Akhirnya Beli Juga Kok…
Saya dan Anda pasti sering melihat secara sengaja atau tidak produk-produk yang diiklankan dan terpampang mulai dari bentuk spanduk, surat kabar, iklan baris, kolom, baliho, reklame, televisi, radio, dll. Pada awalnya kita mungkin cukup tertarik ketika melihat sebuah produk dengan berkata dalam hati, “…hmmm, bagus juga tuh produk, suatu saat beli ah….“.
Hari berganti hari dan minggu berganti minggu, mungkin kita telah lupa dengan niat tersebut. Nah, suatu hari kita melihat kembali iklan produk tersebut dan lantas teringat kembali dengan niat kita untuk membeli produk tersebut, tapi karena hari itu kita sangat sibuk dengan kerjaan rutin, akhirnya niat tersebut tertunda kembali. (lagi…)
Akhirat di Hati Dunia di Tangan
Jujur, setiap hari ketika menjelang dan bangun dari tidur apakah yang sering menjadi evaluasi personal kita dengan apa yang telah kita lakukan hari ini? Apakah penuh dengan urusan pekerjaan yang tak kunjung selesai, proyek yang tak kunjung dapat, mobil dan rumah impian yang belum terwujud, khawatir tidak memiliki uang ketika anak akan masuk sekolah, sibuk dengan iri terhadap teman kantor/tetangga yang sudah menambah mobil dan rumah baru, dan hal-hal yang terkait dengan itu.
(lagi…)
Fadel Muhammad & Entrepreneurship Government

Sudah lama saya mengagumi kiprah dan sepak terjang Fadel Muhammad sejak menjadi gubernur Gorontalo. Fadel yang juga seorang pengusaha yang menjadi tokoh nasional ternyata mau terjun ke daerah untuk memimpin sebuah provinsi baru waktu itu yaitu Gorontalo.
Adapun yang menjadi kekaguman saya adalah kesuksesan Fadel yang memiliki jiwa wirausaha dalam mengembangkan Gorontalo. Dia faham bahwa untuk menjadi sebuah propinsi yang memiliki nilai jual tinggi maka harus ada pula komoditi yang menjadi andalan propinsi yang dipimpinnya tersebut berdasarkan kompetensi dan keunggulan lokal yang dimiliki. Coba ingat kembali beberapa tahun ke belakang, kita mungkin berkata “apa sih yang bisa diandalkan di Gorontalo”?. Dan pilihan Fadel tidak salah yaitu dengan memilih jagung sebagai komoditas utamanya. Dengan begitu dia langsung fokus dalam pengembangan agro industri jagung ini dari tahun ke tahun. Hasilnya komoditi jagung menjadi sumber penghasilan pendapatan daerah terbesar di propinsi tersebut yang malahan sudah diekspor ke Malaysia dan Philipina. Di sinilah letak entrepreneurship government yang diterapkan Fadel terbukti berhasil, yaitu dengan fokus “berbisnis jagung”, menyiapkan seluruh sarana, prasarana, infrastruktur, suprastruktur ditambah lagi pengalaman Fadel sebagai seorang pebisnis yang tentu saja sangat membantu ke arah keberhasilan “bisnis jagung” di Gorontalo tersebut.
Mental seperti inilah yang diharapkan bisa diterapkan oleh para kepala daerah di seluruh Indonesia, yang mampu mengoptimalkan berbagai potensi besar dari komoditi yang bisa dikembangkan di daerah masing-masing, sehingga dapat mengurangi ketergantungan yang besar pada pendapatan dari pajak. Dengan kejelian para pemimpin daerah dan fokus dalam membesarkan komoditi daerahnya bukan tidak mungkin daerah-daerah Indonesia akan menjadi makmur.
Dikepung Kartu Kredit
Memang dulu sih saya pernah memborbardir aplikasi pengajuan kartu kredit ke berbagai bank. Alhasil dari hampir sepuluh card issuer yang saya tuju, sekitar 40% nya menerima aplikasi saya tersebut. Tapi itu sudah lama sekali berlalu. Malahan saya sekarang cuma tinggal pakai 2-3 kartu, karena sudah “insyaf” he..he…
Namun, dalam sebulan terakhir ini ternyata kondisinya terbalik. Saya merasa menjadi sasaran para card issuer yang menawarkan berbagai macam kartu kredit. Terus terang cukup membuat “risih” sedikit, mulai di telpon langsung hingga teman sejawat yang mempromosikan ke saya, hingga kadang gak enak hati menolaknya. Terpaksa deh, sambil cari mengulur2 waktu dulu, sambil mencari alasan dan mempelajari dulu lebih dalam. Siapa tahu ada yang cocok
Kemana Saja Saya?
The Power of Monday Spirit
Mungkin kita bersama sering merasakan sensasi hari Senin. Lihatlah bagaimana ketika waktu sudah menggiring masuk ke hari Senin setiap minggu, di mana, setiap orang akan (di luar anggapan yang mengatakan I hate monday) :
merasa memiliki semangat baru untuk memulai aktivitas
seluruh ruas jalan mulai ramai dijejali kendaraan bermotor
seluruh jantung-jantung perekonomian berdetak kencang di seluruh sektor
uang yang mengalir deras dari satu rekening ke rekening yang lain
statistik blog yang meningkat tajam
ada yang mau menambahkan …?


