Pindah ke Blog http://blog.uad.ac.id/ardi
Terhitung hari ini, maka secara resmi saya telah memindahkan blog http://4rd1.wordpress.com ke alamat baru yaitu http://blog.uad.ac.id/ardi.
Semoga bisa maklum, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Rahasia Kesuksesan Sistem Operasi
Fortinux: Distro Berbasis Ubuntu Karya KSL UAD
Kembali anak-anak KSL UAD memperlihatkan produktivitasnya. Kali ini dengan menghasilkan distro baru yang dinamakan Fortinux. Distro ini hasil karya Irfan yang sekaligus sebagai karya hasil penelitian untuk tugas akhirnya.
Salah satu dasar pemikiran dibuatnya Fortinux ini adalah untuk menyediakan sebuah distro Linux yang khusus untuk keperluan pendidikan di program studi Teknik Informatika UAD khususnya untuk memfasilitasi pengadaan software untuk praktikum. Jadi di dalam Fortinux ini sudah ada hampir seluruh software berbasis FOSS yang siap digunakan.
Namun, saya sempat memberikan masukan bahwa masalah awal yang dialami oleh end user yang telah menginstall Ubuntu adalah di antaranya tidak bisa langsung mendengarkan musik dan video, sehingga harus install berbagai codec yang dibutuhkan, tidak punya web browser Mozilla, aplikasi chatting, susah menjalankan printer karena sulit menemukan driver dan terutama tidak bisa membaca NTFS & FAT file system. Untuk itu saya menyarankan agar tujuan awal membuat Fortinux tadi diperluas dengan menambahkan apa-apa yang saya sarankan tadi. Dan akhirnya, terwujudlah itu semua dengan hadirnya Fortinux. Congratulation to you Irfan and keep productive….
Topik Penelitian Tugas Akhir & Skripsi Teknik Informatika (2)
Topik Usulan Judul : Manajemen Driver Printer di Ubuntu
Latar Belakang
Kita tahu bahwa driver printer di Linux tercerai berai ke mana-mana, sehingga setiap pengguna ingin memakai printer harus mencari dulu di Internet, di-download lalu diinstall. Ini belum lagi kebanyakan dilakukan masih berbasis text mode, yang bagi end user sejati (non administrator) merupakan sebuah bencana yang biasanya di Windows cuma tinggal klik Yes > Yes > Install > Test Print . Bayangkan saja berapa vendor printer di dunia dan berapa jenis dan tipe printer yang telah diproduksi dan digunakan oleh para pengguna printer di seluruh dunia.
Gambaran Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah tool yang berfungsi untuk memudahkan end user dalam menginstalasi printer dan menggunakan printernya di Ubuntu. Tool tersebut dapat berupa interface yang bisa memilih jenis printer dan otomatis drivernya lalu diinstall di Ubuntu dan langsung bisa mencetak dokumen. Konsepnya hampir sama dengan interface printer HP yang secara default terinstall di Ubuntu 7.04 Feisty Fawn. Driver-driver terbaru harus segera terupdate dan masuk dalam database sistem tool yang dibuat ini. Tertarik…?
Mengaktifkan Fasilitas Bluetooth Pada Ubuntu 7.04 Fiesty Fawn
Laptop PIKSI UAD merk Acer Aspire 1650Z yang biasa saya gunakan sehari-hari udah pake Ubuntu 7.04. Tetapi sayangnya fasilitas Bluetooth-nya gak bisa digunakan, padahal kalo saya send file dari Nokia 6600 saya ke laptop terdeteksi tapi ketika di send keluar pesan “unable to cennect…”. Usut punya usut saya coba install beberapa library yang dibutuhkan yaitu sbb :
- gnome-bluetooth
- libbtctl4
- libgnomebt0
- libopenobex1

Langsung keempat library tersebut saya download dari http://kambing.vlsm.org/ubuntu. Setelah itu saya install dengan GDebi Package Installer. Setelah itu di menu Applications > Accessoris udah ada menu Bluetooth File Sharing. Untuk mengaktifkannya tinggal kita klik menu Buletooth File Sharing tersebut, lalu kita bisa mengirim file dari HP ke laptop atau sebaliknya.
Keterangan Gambar : Gambar 1. Kotak pesan ketika komputer telah menerima file, Gambar 2. Kotak pesan ketika akan mengirim file ke perangkat lain.
Migrasi ke Linux

Mungkin gerakan kebangkitan GNU/Linux di UAD sudah di-ridhoi Allah SWT, buktinya belum sampai kami melakukan raker, beberapa pekerjaan untuk migrasi ke Linux sudah menunggu. Pertama, terminal publik yang sedang dipasang di kampus I,II,III UAD yang jumlahnya hampir 20 komputer insya allah akan menggunakan Linux semua. Kedua, lab-lab milik Teknik Informatika UAD udah kewalahan dengan serangan virus yang sangat membabi buta sehingga membuat pusing laboran dan mahasiswa yang praktikum, hebatnya lagi kondisi seperti ini udah terjadi setiap semester! Sehingga solusinya, tadi sudah kami bicarakan agar semester depan kalau bisa hampir sekitar 100 PC di lab-lab tersebut beralih ke Linux semua. Ya, semoga aja semua bisa terlaksana, dan insya allah akan kami buatkan dokumentasi teknis secara detil tentang proses migrasi ini kelak, dan akan disebar ke publik. Sabar ya…
Foto : http://www.13thfloor.at/~zeng/images/ubuntu_kubuntu.jpg
Kubuntu yang Sangat Menantang

Alhamdulilah, sesuai dengan rencana akhirnya saya berhasil menginstall Kubuntu di komputer kantor dan laptop Piksi. Dari pengalaman instalasi tersebut saya Kubuntu memang masih perlu banyak “dipoles” agar bisa benar-benar ready untuk desktop bagi end user. Secara default memang Kubuntu tidak bisa memutar film berekstensi .DAT dan lagu MP3, menggunakan web browser Mozilla, program download manager, chatting dengan Yahoo Messenger. Padahal kita ketahui bersama, mayoritas pengguna komputer desktop saat ini paling banyak menggunakan aplikasi-aplikasi di atas.
Di sinilah letak tantangan kita (saya tujukan bagi KSL & OSRG UAD), bagaimana caranya agar bisa “mendandani” Kubuntu ke depan agar bisa menjalankan program-program yang sudah menjadi “darah daging” bagi para pengguna desktop tersebut. Selama instalasi tersebut saya sudah membuat beberapa catatan apa saja yang harus kita kembangkan pada Kubuntu dan kesan saya sangat banyak yang harus kita kembangkan kelak. Oleh karena itu ayo, kita belajar dan ngoprek lebih keras lagi…
Kebangkitan Linux UAD (Lagi) ?
Hari ini bertempat di ruang dosen Teknik Informatika akhirnya saya dan pengurus KSL (Kelompok Studi Linux) UAD bisa berkumpul lagi. Ini pertemuan saya yang resmi dan serius pertama kali sejak hampir empat tahun ini vacuum dari seluruh kegiatan yang berhubungan dengan GNU/Linux/Open Source/Free Software di UAD.
Dalam pertemuan ini kami sepakat ingin mengembalikan kejayaan UAD seperti dulu. Oleh karena itu kami akan melakukan berbagai pembenahan mulai dari manajemen organisasi KSL dan OSRG. Saat ini kondisi di UAD sangat kondusif untuk GNU/Linux bisa berkembang karena Rektor UAD yang baru merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan GNU/Linux di UAD dulu. Selain itu keberadaan saya sekarang di PIKSI UAD serta sebagai Dosen Teknik Informatika UAD sangat memudahkan agar cita-cita kami dulu bisa tercapai. Untuk itu insya allah hari rabu tanggal 30 Mei besok kami akan mengadakan rapat kerja untuk mulai menyusun langkah-langkah strategis agar KSL & OSRG UAD bangkit dan jaya kembali.
Spesial kepada Mas Hendrawan yang alumni ketua KSL & OSRG UAD, selamat telah memperoleh pekerjaan di Jakarta. Jalin terus komunikasi dengan kami di Yogya, semoga sukses.
Saya Pilih Kubuntu
Setelah beberapa bulan mencoba berbagai distro mulai dari Xandros, Edubuntu, SuSE 10, Ubuntu & Kubuntu 7.04 Fiesty Fawn, akhirnya dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahiim, saya menetapkan hati untuk memilih Kubuntu sebagai distro utama saya.
Saya udah install Kubuntu di komputer pribadi saya dan tadi barusan di salah satu PC di kantor saya di program studi Teknik Informatika. Besok insya allah saya akan menginstall Kubuntu di PC kantor yang satu lagi, terus laptop punya PIKSI UAD, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Mungkin banyak yang bertanya mengapa saya memilih Kubuntu? Jawabannya antara lain adalah :
- Universitas Ahmad Dahlan (dalam hal ini PIKSI UAD), akan mencoba mengambil kebijakan untuk menggunakan Kubuntu sebagai distro utama di UAD (tapi bukan berarti melarang penggunaan distro lain lho…).
- KDE merupakan salah satu window manager yang memiliki environtment yang familiar bagi pengguna Windows ditambah tampilan grafisnya serta warnanya yang menawan sehingga sangat nyaman bagi pengguna desktop.
- Saya sebagai pribadi memang sudah lama terbiasa menggunakan KDE.
- dll (menyusul…)
Sebenarnya masih banyak yang ingin saya tuliskan di sini, terutama tentang catatan yang saya buat mulai dari persiapan instalasi hingga penggunaan aplikasi di lingkungan Kubuntu, tunggu aja cerita berikutnya…
Mencoba Ubuntu 7.04 Fiesty Fawn
Akhirnya saya ikutan juga menginstall Ubuntu versi terbaru 7.04 menggantikan versi 6.0 yang sudah terpasang di komputer saya. Sebenarnya saya mau install Kubuntu mengingat dari dulu udah familiar dengan lingkungan KDE, dan jelek-jelek begini saya pernah menulis buku tentang KDE lho di Elex Media…:). Tapi gak tahu kenapa gak bisa Autorun, mungkin nanti aja saya install di laptop PIKSI yang sedang diservis.
Kesan saya dalam proses instalasi Ubuntu Fiesty ini dalam hal kecepatan masih lumayan lambat (maklum komputer saya termasuk udah tua dengn Memory 128 prosesor AMD Duron). Tapi ketika selesai instalasi dan masuk ke sistem pertama kali terus terang saya kagum dengan proses loading yang sangat cepat, termasuk ketika membuka aplikasi OpenOffice 2.0. Tapi seperti biasa khusus untuk memutar lagu dan film tidak bisa langsung dijalankan, karena harus menginstall beberapa library/paket yang dibutuhkan. He..hee, memang filosofi Linux tidak akan bisa ditinggalkan karena memang Linux di desain untuk para pengoprek/programmer, toh walaupun udah didesain semudah mungkin untuk desktop bagi pengguna awam, tetap aja kita masih harus ngoprek. Tapi siiplah…, itung-itung terus menjaga ingatan/kecekatan kita…






