Ardiansyah


Pindah ke Blog http://blog.uad.ac.id/ardi

Terhitung hari ini, maka secara resmi saya telah memindahkan blog http://4rd1.wordpress.com ke alamat baru yaitu http://blog.uad.ac.id/ardi.

Semoga bisa maklum, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.

Rahasia Kesuksesan Sistem Operasi

Ditulis dalam Bisnis, Entrepreneurship, Events, Fenomena, Free Software, Linux, Open Source, Opinion, Sistem Operasi, Software, Teknologi Informasi oleh Ardiansyah di/pada Januari 18, 2008
picture-1-797209.png
Kadang saya bertanya-tanya kenapa ya sistem operasi Windows begitu perkasa dan digdaya dan mendominasi selama ini sehingga menjadi “hajat hidup” orang banyak di seantaro dunia? Walau banyak juga yang pasti mengatakan bahwa Mac dan Linux lebih bagus, lebih aman dan lebih-lebih yang lain, tapi secara fair kita akui masyarakat kita masih “begitu setia” dengan Windows.
Baik, tulisan ini tidak saya tujukan untuk membicarakan masalah kehandalan, aspek monopoli Microsoft dan hal-hal teknis lainnya. Tapi mengapa Windows bisa menjadi produk yang sangat bersejarah? Paling tidak ada satu hal penting yang saya temukan jawabannya yaitu Microsoft fokus pada pengembangan dan penyediaan infrastruktur/platform agar aplikasi/program yang dikembangkan oleh pihak ketiga bisa berjalan baik dan mulus di seluruh sistem operasi Windows. (lagi…)

Fortinux: Distro Berbasis Ubuntu Karya KSL UAD

Ditulis dalam Education, Events, Free Software, Linux, Open Source, Sistem Operasi, Software, Teknologi Informasi, Ubuntu oleh Ardiansyah di/pada Desember 3, 2007

forti.jpg

Kembali anak-anak KSL UAD memperlihatkan produktivitasnya. Kali ini dengan menghasilkan distro baru yang dinamakan Fortinux. Distro ini hasil karya Irfan yang sekaligus sebagai karya hasil penelitian untuk tugas akhirnya.

Salah satu dasar pemikiran dibuatnya Fortinux ini adalah untuk menyediakan sebuah distro Linux yang khusus untuk keperluan pendidikan di program studi Teknik Informatika UAD khususnya untuk memfasilitasi pengadaan software untuk praktikum. Jadi di dalam Fortinux ini sudah ada hampir seluruh software berbasis FOSS yang siap digunakan.

Namun, saya sempat memberikan masukan bahwa masalah awal yang dialami oleh end user yang telah menginstall Ubuntu adalah di antaranya tidak bisa langsung mendengarkan musik dan video, sehingga harus install berbagai codec yang dibutuhkan, tidak punya web browser Mozilla, aplikasi chatting, susah menjalankan printer karena sulit menemukan driver dan terutama tidak bisa membaca NTFS & FAT file system. Untuk itu saya menyarankan agar tujuan awal membuat Fortinux tadi diperluas dengan menambahkan apa-apa yang saya sarankan tadi. Dan akhirnya, terwujudlah itu semua dengan hadirnya Fortinux. Congratulation to you Irfan and keep productive….

Yang Unik Dari Open House KSL UAD

Ditulis dalam Education, Events, Fenomena, Linux, Open Source, Software, Teknologi Informasi, Ubuntu oleh Ardiansyah di/pada November 23, 2007

image096.jpg

Kemarin gak sengaja liat-liat acara Open House KSL UAD. Seperti biasa acaranya adalah memajang berbagai PC desktop dengan berbagai distro Linux dan aplikasi-aplikasi di dalamnya. Tapi, perhatian saya seketika itu tertegun melihat sebuah desktop dengan casing yang sangat nyeleneh. Casing nya terbuat dari drigen/drum untuk tempat minyak tanah! Wah… unik juga ya, coba lihat fotonya di atas. Bagian badan drigen/drum tersebut dibuka, bisa kita lihat komponen seperti motherboard, hard disk dan peripheral lainnya. Di bagian depan, layaknya sebuah casing komputer terdapat tempat CD ROM, port USB flash disk, dll. Pokoknya saya sampai ketawa geli tuh melihat kreativitas anak-anak …. :)

Topik Penelitian Tugas Akhir & Skripsi Teknik Informatika (2)

Ditulis dalam Education, Free Software, Linux, Open Source, Penelitian, Sistem Operasi, Software, Ubuntu oleh Ardiansyah di/pada Juli 10, 2007

Topik Usulan Judul : Manajemen Driver Printer di Ubuntu

Latar Belakang

Kita tahu bahwa driver printer di Linux tercerai berai ke mana-mana, sehingga setiap pengguna ingin memakai printer harus mencari dulu di Internet, di-download lalu diinstall. Ini belum lagi kebanyakan dilakukan masih berbasis text mode, yang bagi end user sejati (non administrator) merupakan sebuah bencana yang biasanya di Windows cuma tinggal klik Yes > Yes > Install > Test Print . Bayangkan saja berapa vendor printer di dunia dan berapa jenis dan tipe printer yang telah diproduksi dan digunakan oleh para pengguna printer di seluruh dunia.

Gambaran Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah tool yang berfungsi untuk memudahkan end user dalam menginstalasi printer dan menggunakan printernya di Ubuntu. Tool tersebut dapat berupa interface yang bisa memilih jenis printer dan otomatis drivernya lalu diinstall di Ubuntu dan langsung bisa mencetak dokumen. Konsepnya hampir sama dengan interface printer HP yang secara default terinstall di Ubuntu 7.04 Feisty Fawn. Driver-driver terbaru harus segera terupdate dan masuk dalam database sistem tool yang dibuat ini. Tertarik…?

Mengubah Grub Bootloader pada Ubuntu

Ditulis dalam Linux, Open Source, Sistem Operasi, Ubuntu oleh Ardiansyah di/pada Juni 23, 2007

grub.png

Bila dalam komputer kita terpasang banyak sistem operasi misalnya Ubuntu dan Windows. Maka kita dapat mengubah mekanisme bootloader untuk keperluan misalnya mengubah urutan sistem operasi yang tampil atau mengubah namanya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah sbb (Thanks to Yusuf OSRG UAD atas tip yang diberikan):

1. Masuk ke console dan login dengan perintah sudo su

2. Buka root file manager dengan perintah gksu nautilus

3. Masuk ke folder /boot/grub lalu buka dan editlah berkas bernama menu.lst

Anda akan lihat pada bagian akhir : (lagi…)

Rapat Perdana PSPIKSI-OSRG-KSL UAD

Ditulis dalam Events, Linux, Open Source oleh Ardiansyah di/pada Juni 22, 2007

 image945.jpg

Selesai dengan rapat kerja yang menghasilkan AD/ART serta program kerja KSL UAD, selanjutnya, hari ini PSPIKSI UAD langsung mengadakan rapat perdana bersama kepengurusan baru (bungkus lama) OSRG-KSL UAD. Dalam rapat dijelaskan dulu oleh pak Mushlihuddin (Kepala PSPIKSI UAD) tentang keinginan yang menggebu2 dari pak Rektor UAD agar UAD segera Goes Open Source, sehingga kita sebagai institusi yang berkompeten dengan hal ini merasa bertanggungjawab dan memiliki beban moral untuk segera merealisasikannya. Adapun dari rapat ini menghasilkan beberapa rekomendasi :

  • Mencanangkan gerakan ADGOS 2008 (UAD Goes to Open Source di Tahun 2008).
  • Menyempurnakan proposal yang merupakan master plan dari ADGOS 2008 (yang berisi tentang tahapan migrasi, project management, website ADGOS 2008, buku manual Ubuntu, dll).
  • Mengajukan legalitas ADGOS 2008 dalam bentuk SK Rektor (Surat Keputusan) resmi.
  • Mempersiapkan segala infrastruktur yang mendukung gerakan ini (antaranya domain http://adgos.uad.ac.id, hardware, software, baju kaos tim ADGOS 2008).
  • Mekanisme komunikasi tim ADGOS 2008.
  • dll

Dengan diselenggarakan rapat ini berarti kami tinggal menunggu turunnya SK Rektor UAD, sehingga gerakan ini bisa dapat diterapkan pada seluruh level birokrasi/unit kerja/biro di UAD. Do’akan kami agar bisa mensukseskan gerakan ADGOS 2008…!

 

Mulai Dari Menghidupkan Komputer Hingga ke Bash Prompt

Ditulis dalam Education, Linux, Open Source, Sistem Operasi oleh Ardiansyah di/pada Juni 16, 2007

Greg O’Keefe, gcokeefe@postoffice.utas.edu.au

v0.9a, November 2000

Diterjemahkan oleh :

Ardiansyah

Open Source Research Group Universitas Ahmad Dahlan

[ardining2007@yahoo.com, http://4rd1.wordpress.com


Dokumen ini menjelaskan secara ringkas proses apa saja yang terjadi dalam sistem operasi Linux, mulai dari ketika Anda menghidupkan komputer, hingga waktu Anda log in dan menemukan bash prompt. Dengan memahami dokumen ini setidaknya akan dapat membantu Anda dalam memecahkan masalah atau untuk mengkonfigurasi sistem Linux Anda.


(lagi…)

Mengaktifkan Fasilitas Bluetooth Pada Ubuntu 7.04 Fiesty Fawn

Ditulis dalam Free Software, Linux, Open Source, Software, Ubuntu oleh Ardiansyah di/pada Juni 6, 2007

 screenshot-bluetooth-transfer-received.png

Laptop PIKSI UAD merk Acer Aspire 1650Z yang biasa saya gunakan sehari-hari udah pake Ubuntu 7.04. Tetapi sayangnya fasilitas Bluetooth-nya gak bisa digunakan, padahal kalo saya send file dari Nokia 6600 saya ke laptop terdeteksi tapi ketika di send keluar pesan “unable to cennect…”. Usut punya usut saya coba install beberapa library yang dibutuhkan yaitu sbb :

  • gnome-bluetooth
  • libbtctl4
  • libgnomebt0
  • libopenobex1

screenshot-send-to.png

 Langsung keempat library tersebut saya download dari http://kambing.vlsm.org/ubuntu. Setelah itu saya install dengan GDebi Package Installer. Setelah itu di menu Applications > Accessoris udah ada menu Bluetooth File Sharing. Untuk mengaktifkannya tinggal kita klik menu Buletooth File Sharing tersebut, lalu kita bisa mengirim file dari HP ke laptop atau sebaliknya.

Keterangan Gambar :  Gambar 1. Kotak pesan ketika komputer telah menerima file, Gambar 2. Kotak pesan ketika akan mengirim file ke perangkat lain.

Software Dalam Berbagai Perspektif

Ditulis dalam Education, Open Source, Opinion, Software oleh Ardiansyah di/pada Juni 6, 2007

Software telah menjadi bagian hidup manusia yang tak terpisahkan. Selain menjadi komoditi bisnis yang sangat besar, software bila dilihat dari sisi fungsi dan perannya ternyata memiliki berbagai perspektif yang berbeda-beda bagi orang/kalangan yang berbeda pula. Sengaja pada tulisan ini saya mengangkat tema di atas, untuk memberikan semacam pencerahan terutama bagi orang-orang yang sehari-hari bergelut dengan software.

  • Bagi end user, software merupakan alat bantu yang dapat menyelesaikan berbagai pekerjaan/tugas mereka. Bagi seorang sekretaris dan penganalisa data, keberadaan software pengeolah kata, spreadsheet sangat penting bagi mereka. Begitu juga seorang desainer grafis, software pengolah gambar dan animasi/desain sangat vital bagi kelangsungan pekerjaan mereka. Di sini dapat kita lihat, apa pun platform dan pembuat software tersebut tidaklah penting bagi mereka. Yang terpenting, software tersebut bisa digunakan dengan mudah dan dapat menyelesaikan pekerjaan mereka

  •  

    Bagi pebisnis, software mereka anggap sebagai komoditi yang bisa dijual, selama  produk tersebut laku di pasaran dan pangsa pasarnya jelas dan terukur. Sehingga apa pun platform software tersebut, misalnya closed/open source tidak akan menjadi masalah, selama bisa dijual dan menguntungkan.

  • Bagi akademisi (mahasiswa, dosen, peneliti), software memiliki banyak sekali fungsi. Bisa saja software dijadikan sebagai perangkat untuk mengerjakan tugas sehari-hari, dan khususnya di program studi di bidang TI, software dapat dijadikan penelitian untuk membuat software baru, atau meningkatkan kemampuan software yang sudah ada. Di sini platform software tersebut menjadi penting, karena berkaitan dengan kemudahan akses terhadap kode sumber (source code), support system, knowledge resource, dll. Pada sudut pandang inilah kebanyakan terjadi kelompok-kelompok pecinta software/platform tertentu, misalnya MUGI, KSL, KPLI, dsb. Bahasa sehari-hari mereka sangat kental dengan istilah teknis, sehingga terkadang terbawa-bawa bila berkomunikasi dengan end user.

Halaman Berikutnya »