Ardiansyah


Kandas di Babak Kedua

Ditulis dalam Events, Gaya Hidup, Health, Sports oleh Ardiansyah pada Juni 21, 2008

Menyakitkan! Itu kata yang tepat buat kekalahan tim asuhan saya ketika kalah dalam pertandingan babak kedua Papua Cup melawan PS Manokwari dengan skor 1-2.

Jalannya Pertandingan

Memang saya akui tim kami kalah di semua lini. Memulai pertandingan dengan gugup dan kelihatan “kaget” karena harus bertanding pukul 14.30 siang membuat barisan pemain kocar-kacir. Bayangkan saja, lepas kick off beberapa menit langsung gawang kami nyaris bobol kalau tidak karena bola hasil tendangan keras pemain lawan membentur mistar bagian bawan lalu memantul ke bawah. Dari situ lah sport jantung kami para ofisial di mulai. Kekalahan kami sudah kelihatan dari bagian bek kanan yang kerap kehilangan bola karena gagal mem-pressure lawan. Alhasil sering sekali tusukan dan serangan berbahaya lawan berawal dari sana. Oleh karena itu segera saya ganti dengan pemain sesungguhnya karena datangnya telat. Alhasil barisan belakang sudah beres dan kuat.

Tetapi petaka pertama datang ketika tidak berapa lama kemudian, berawal dari serangan lawan yang sudah dekat area penalti akibat bebas marking pemain kami tendangan bebasnya yang keras sukses menjebol gawang kami, 0-1 buat PS Manokwari. Adapun gol balasan kami bermula dari free kick di bagian kanan lapangan yang dieksekusi oleh Okta, bek kiri kami. Tendangannya yang sangt akurat sempat membentur mistar gawang dan tepat jatuh di kaki Zainal pemain tengah dan tanpa ampun melesakkan tendangannya hingga tidak bisa ditahan kiper lawan, 1-1 skor berubah.

Menjelang pluit akhir pertandingan sebenarnya kami sudah optimis bakal terjadi penalti yang membuat kami sangat PD, karena kami unggul di sisi kiper. Tetapi bencana yang kami takutkan terjadi, akibat konsentrasi yang kurang di akhir pertandingan, bermula dari Pinandi, bek kanan kami yang membuang bola ke tengah dan berhasil diambil lawan yang langsung umpan crossing dan gagal di heading oleh Ratno hingga dengan manis bola berhasil di heading oleh pemaing lawan, akibatnya pada injury time kami harus mengalami kekalahan yang saya rasa sangat menyakitkan dengan skor 1-2.

Dari kekalahan ini saya sangat paham bagaimana tidak enaknya kalau kalah di saat injury time. Tapi memang tim lawan pantas menang, karena mereka unggul dari permainan. Kami akan bertekad untuk tampil lebih baik lagi pada kompetisi-kompetisi yang akan datang. Bagi saya pribadi menjadi manajer pertama kali ini membuat semakin ketagihan, wah bagaimana nih…? :)

Lolos Ke Babak Kedua

Ditulis dalam Curhat, Events, Gaya Hidup, Health, Sports oleh Ardiansyah pada Juni 12, 2008

Tim sepakbola PS Palembang-Yogyakarta yang saya manajeri berhasil lolos ke babak kedua setelah pada tanggal 7 Juni 2008 kemarin berhasil mengalahkan tim PS Timika dalam lanjutan kompetisi Papua Cup. Kompetisi ini mempertemukan berbagai klub sepakbola amatir di wilayah Yogyakarta yang mayoritas biasanya terdiri dari mahasiswa-mahasiswa dari berbagai daerah yang sedang kuliah di Yogyakarta. Sebetulnya saya sendiri biasa menjadi pemain, terutama posisi bek kiri, namun karena faktor “umur” saya didaulat oleh rekan-rekan untuk menjadi manajernya saja.

Ternyata asyik juga ya jadi manajer, karena sport jantung, teriakan dari pinggir lapangan dalam memberikan instruksi menjadi rutinitas wajib di lapangan ketika sedang bertanding. Oh ya babak berikutnya kami akan berhadapan dengan PS Manokwari, doakan kami menang ya…

Susunan Pemain (dari kiri ke kanan foto): Mincen (gelandang), Okta (bek kanan), Ratno (gelandang), Thomas (kiper), Udin (gelandang), Daril (winger), Viktor (bek kanan), Andik (bek kiri), Franky (winger), Rino (bek kanan), Bayu (gelandang), Upik (bek tengah), Joni (striker), Andi (ofisial), Zainal (gelandang), Saya (manajer), Yuadi (gelandang), Febri (bek tengah).

The Power of Monday Spirit

Mungkin kita bersama sering merasakan sensasi hari Senin. Lihatlah bagaimana ketika waktu sudah menggiring masuk ke hari Senin setiap minggu, di mana, setiap orang akan (di luar anggapan yang mengatakan I hate monday) :

merasa memiliki semangat baru untuk memulai aktivitas

seluruh ruas jalan mulai ramai dijejali kendaraan bermotor

seluruh jantung-jantung perekonomian berdetak kencang di seluruh sektor

uang yang mengalir deras dari satu rekening ke rekening yang lain

statistik blog yang meningkat tajam :)

ada yang mau menambahkan …?

Petaka Pemain Sepakbola Asing di Dalam Negeri

Ditulis dalam Events, Fenomena, Gaya Hidup, Health, Opinion, Sports oleh Ardiansyah pada Januari 21, 2008

Ironis! Begitulah ungkapan yang hanya bisa terlontar terhadap perilaku pemain asing sepakbola di dalam negeri. Betapa tidak, mereka yang kita harapkan dapat menjadi contoh dan suri tauladan baik dari segi kemampuan, etika dan semangat agar bisa meningkatkan citra sepakbola Indonesia, ternyata kita tidak bisa berharap banyak dari mereka.

Berbagai kerusuhan dalam beberapa hari terakhir ini ternyata bukan dipicu oleh pemain lokal, ternyata oleh pemain luar alias import! Sungguh aneh, sebenarnya ada apa dengan mereka (baca: pemain asing ini?) Apa yang harus dibenahi dengan kondisi seperti ini? Memang sedikit banyak ulah pemain di lapangan dapat menjadi pemancing anarkisme yang dilakukan oleh suporter. Nah, kalau pemain “ke-13″ ini sudah turun tangan, tahu sendiri kan apa akibatnya…..?

Akhir Pekan Penuh Kemenangan

Ditulis dalam Events, Gaya Hidup, Sports oleh Ardiansyah pada Januari 15, 2008
sfc.jpg
Wah, walaupun tidak weekend. Tapi akhir minggu kemarin menjadi kenangan manis buat saya selaku pecinta sepak bola. Pertama kemenganan tim kesayanganku Sriwijaya FC yang berhasil mengalahkan Persipura. Salut berat deh buat Ferry Rotinsulu, dkk. Sungguh saya sangat terharu dengan kemenangan ini. Apalagi saya yang sedang jauh merantau di tanah Sriwijaya, membuat semakin indah terasa kemenangan ini. Woi wong Palembang! Kito dak lagi dipandang sebelah mato…! dak ke lagi dipandang kecik oleh wong-wong di luar Sumatera!!
Kedua, kemengan AC Milan atas Napoli. Sebenarnya sempat was-was juga sih, karena debut Pato dan Ronaldo yang belum teruji. Tapi dengan hasil skor 5-2, saya semakin yakin AC Milan akan terus menapak masuk ke big five.
Foto: www.bolanews.com,

Keanehan Inter & Milan

Ditulis dalam Events, Fenomena, Gaya Hidup, Opinion, Sports oleh Ardiansyah pada Januari 8, 2008

milan-inter.jpg

Mungkin benar juga apa yang pernah ditulis di Detikcom yang berjudul AC Milan untuk Italia dan Inter Milan untuk Eropa. Maksudnya adalah walaupun AC Milan adalah juara liga Champions dan juara Klub Dunia, tetapi di liga domestik mereka melempem. Lihat saja mereka sangat susah untuk menang di Liga Italia. Apalagi pertandingan terakhir dengan Inter Milan mengalami kekalahan.

Sebaliknya Inter Milan, yang sangat berjaya di musim ini, tetapi kembali memperlihatkan mental yang bobrok ketika kalah dari Internacional di piala Dubai Cup. Ini semakin memperlihatkan tidak punya mental juara untuk kejuaran level Eropa dan Dunia.

Foto: http://www.jessicaloddo.com/wp-content/uploads/2006/10/milan-inter.jpg

Dua Mahzab Utama Penggemar Sepakbola

Ditulis dalam Gaya Hidup, Opinion, Sports oleh Ardiansyah pada Januari 6, 2008

milan_first_champion.jpg

Dari interaksi selama ini dengan para supporter/tifosi sepakbola, baik untuk level liga maupun negara, saya menangkap ada dua mahzab/aliran utama dalam hal penggolongan para penggila bola, pertama aliran fans figur dan aliran fans klub/negara.

Aliran pertama ini mereka sangat mengidolakan tokoh/figur sepakbola. Saya ingat betul dulu jamannya Batistuta (batigol) masih berjaya, para penggemarnya sangat mengelu-elukannya, dan yang mendapat berkah waktu itu adalah klubnya Fiorentina & AS Roma dan otomatis negaranya Argentina. Setiap klub atau negaranya ini bertanding pasti akan mendapatkan dukungan penuh dari para penggemarnya, tapi bukan karena klubnya melainkan karena ada si Batigol ini. Tipe fans seperti ini tidak akan bisa bertahan lama, karena mereka hanya mengikuti ke mana si figur merumput. Apabila pensiun berarti mereka harus mencari figur lain, dan begitu seterusnya.

Sedangkan aliran kedua adalah penggemar sepakbola yang menjadikan klub/negara menjadi figurnya. Dan terus terang saya termasuk di aliran kedua ini. Saya sejak lama sudah mengidolakan AC Milan dan Belanda sebagai tim favorit saya. Apa bedanya kedua aliran ini? Bagi saya kalau mengidolakan klub/negara akan lebih lama (bahkan unlimited?). Sehingga walaupun sudah banyak pemain bola kelas wahid yang silih berganti main di kedua klub ini, mulai dari eranya trio Belanda (Gullit-Basten-Rijkaard), Paolo Maldini, Marcel Desaily, George Weah, Andriy Shevchenko, Edwin van Der Sar, Arjen Robben, hingga Kaka dan Pato sekarang dengan berbagai prestasi baik maupun buruk yang pernah/sedang dialami, tidak akan menyurutkan gairah dalam mendukung klub/negara yang diidolakan. Ini lah menurut saya perbedaan mendasar kedua aliran fans sepakbola tersebut. Bagaimana kalau Anda…?

Foto: Tim Pertama klub AC Milan tahun 1901.

Sumber: http://content.answers.com/main/content/wp/en-commons/thumb/6/6f/300px-Milan_first_champion.jpg

Aura Tim Berkelas Internasional Sudah Terlihat

Ditulis dalam Events, Gaya Hidup, Opinion, Sports oleh Ardiansyah pada Juli 19, 2007

afc07-ac-140707-indvksa-010.jpg

Heran ya biasanya saya kalo melihat Timnas Sepakbola Indonesia kalah pasti sudah menggerutu, tapi kali ini pasca kekalahan dengan Korea di babak penyisihan grup kemarin perasaan saya haru, sedih dan bangga, mengapa ? Jawabannya adalah karena sejak pertandingan pertama yang mampu mengalahkan Bahrain lalu kalah dari Arab Saudi dan Korea dengan skor yang sama-sama tipis telah “membukakan” mata dan hati saya bahwa tanda-tanda kebangkitan Timnas Sepakbola Indonesia untuk segera masuk di level internasional sudah terlihat. Ada beberapa parameter yang saya lihat dari hasil tiga pertandingan kemarin :

 

  1. Timnas mampu bermain cepat dan melakukan terobosan berani yang langsung menusuk jantung pertahanan lawan.
  2. Daya juang semangat yang luar biasa yang ditunjukkan oleh Timnas sungguh membuat kita bangga dan terharu, karena modal inilah yang penting dimiliki oleh Timnas kita yang biasanya terkesan “manja”. Apalagi sifat emosional di lapangan sudah mulai terkikis.
  3. Pelatih Ivan Kolev yang paham akan karakter dan kemampuan setiap pemain plus kefasihannya berbahasa Indonesia sehingga memudahkan berkomunikasi dengan baik dengan anak asuhya.
  4. Ketahanan fisik yang agak meningkat, walaupun memang masih kelihatan kedodoran.
  5. Teknik dan skill bermain yang semakin bagus.
  6. Penjaga gawang yang berani seperti Markus Horison membuat “rasa aman” di sektor belakang.

Tapi ada beberapa hal juga yang perlu ditingkatkan :

 

  1. Fisik pemain harus lebih digenjot.
  2. Koordinasi antarpemain harus lebih ditingkatkan.
  3. Jangan mudah terlepas bola ketika drible.
  4. Harus banyak belajar umpan bola-bola crossing terutama waktu corner kick.
  5. dsb.

Kami tunggu kiprah Timnas di laga Sea Games, Asian Games dan World Cup Mendatang. Bravo Timnas Indonesia…!

 

My Weekend Activity

Ditulis dalam Entertainment, Events, Gaya Hidup, Sports oleh Ardiansyah pada Mei 20, 2007

Tari Gending Sriwijaya

Akhir pekan ini saya menghabiskan waktu dengan beberapa kegiatan. Hari Sabtu pukul 09.00 WIB mengikuti acara dialog di gedung Mandala Bhakti Wanitatama yang mengupas tuntas tentang perekonomian di Sumatera Selatan. Yang menjadi pembicara adalah Gubernur Sumatera Selatan Ir. Syahrial Oesman, Ketua DPRD Sumsel Zamzami Achmad, Rektor UII yang juga sesepuh masyarakat Sumsel di Yogyakarta Prof. Edy Suandi Hamid, dan Ketua Badan Wakaf UII yang juga sesepuh masyarakat Sumsel di Yogyakarta Drs. Syafaruddin Alwi, M.S. Sayang saya tidak bisa menuntaskan acara ini karena harus mengajar. (lagi…)

Unbelieveble AC Milan

Ditulis dalam Sports oleh Ardiansyah pada Mei 8, 2007

Dahsyat, tak dapat dipercaya..! Itulah yang terungkap dari sisi emosionil saya atas kemenangan spektakuler AC Milan melawan Manchester United pada semifinal leg kedua di Milan tersebut. Kebetulan waktu pertandingan berlangsung saya sedang dalam perjalanan ke Surabaya dalam rangka studi banding ke UK Petra dan ITS, jadi sama sekali tidak bisa menyaksikan klub yang saya idolakan sejak SMP ini.

Sebelumnya jauh hari saya sudah skeptis bahwa Milan bakal tergusur di leg kedua ini. Sehingga dalam perjalanan saya hanya bisa menebak berapa ya skor kekalahan Milan ? Tapi pukul 04.00 WIB saya terima SMS dari teman saya Milanisti juga yaitu Sirodjudin yang mengabarkan bahwa Milan mengalahkan MU 3-0! Wah, langsung saya tidak percaya, masak sih…! Ketika tiba di UK Petra saya langsung cari hot spot untuk akses Internet, tapi ternyata gak bisa, terpaksa harus menunggu ketika di ITS. Sesampainya di ITS langsung saya bisa akses detik.com dan melihat bahwa benar Milan menang 3-0.  Bravo Milan! kamu wajib meraih trofi Liga Champion tahun ini, terutama engkau Maldini, ini bakal ajang Liga Champion terakhir untukmu, so, please harus menang deh…