Memahami Persaingan Bisnis

swedish_business.jpg

Persaingan memang ada di mana saja, sejak kita di bangku sekolah, kita bersaing untuk menjadi juara kelas. Dalam setiap perlombaan/kompetisi kita bersaing untuk menjadi pemenangnya. Begitu juga halnya di dunia bisnis, seluruh perusahaan akan bersaing untuk berhasil menguasai pasar produk yang dijualnya. Untuk memenangkan persaingan kita akan mengerahkan segenap kemampuan dan sumber daya yang kita miliki untuk “berperang” habis-habisan agar bisa memenangkan persaingan. Agar menjadi juara kelas kita akan belajar keras agar bisa menjadi juara kelas, untuk memenangkan perlombaan kita harus rajin latihan keras. Di dunia bisnis kita harus menerapkan strategi yang jitu agar bisa menjadi pemenangnya.

Saya mau tanya (dan tentu dijawab dengan jujur), bagaimana rasanya ketika pertama kali Anda tahu bahwa produk yang Anda jual ternyata produk sejenis dijual juga oleh perusahaan lain? Tentu kita terkejut dan terus terang deh, seketika itu juga pasti muncul perasaan was-was di hati kita kan?, karena kita “takut” omzet penjualan produk kita bakal menurun.

Tapi jelas itu hanya emosi sesaat, setelah kita merenung sebentar dan “cooling down” selanjutnya “akal sehat” kita langsung bekerja. Kemudian kita akan berfikir bahwa kita harus menyadari kenyataan tersebut, dan harus realistis bahwa kita harus menghadapi persaingan tersebut dengan “gentleman”. Biasanya kita akan mengadakan studi kecil untuk mengetahui karakteristik produk pesaing, seperti : kelebihan dan kekurangannya, harga, pola pemasarannya, dan karakteristik penting lainnya. Dari sana kita dapat membuat semacam matrik perbandingan atau yang sering dinamakan benchmarking antara produk kita dengan produk pesaing. Kemudian hasil matrik tersebut dapat kita jadikan untuk mengambil beberapa keputusan penting tentang bagaimana caranya agar bisa “mengalahkan” produk pesaing tersebut.

Sebenarnya bagi saya di sini lah letak serunya persaingan bisnis sesungguhnya, di mana layaknya seperti arena pertandingan, maka kita akan menggunakan berbagai jurus-jurus “sakti dan pamungkas” agar bisa segera “menjatuhkan” lawan. Dalam konteks ini, salah sedikit saja dalam mengambil keputusan bisnis, bisa berakibat merosotnya penjualan produk kita dibanding produk kompetitor, begitu juga sebaliknya. Situasi seperti inilah yang menjadi indikator bisnis kita menang atau kalah dalam persaingan tersebut. Berani bersaing?

Foto: http://www.sweden.se/upload/Sweden_se/english/articles/SI/2006/Business

Pos ini dipublikasikan di Bisnis, Opinion, Praktek Bisnis. Tandai permalink.

9 Balasan ke Memahami Persaingan Bisnis

  1. Yallbert Kudus berkata:

    Bisakah mendapatkan informasi atau reference yang lebih detail tentang persaingan bisnis ini. Mungkin ada contoh atau case study seperti kenapa sony, nike hengkang dari Indonesia, apakah kalah bersaing di Indonesia dan kenapa sony di Malaysia sukses ???

  2. Yudhi berkata:

    ada gak strategi laen buat memenangkan persaingan bisnis

  3. Yudhi berkata:

    ada gak cara untuk membobol bank indonesia

  4. Yudhi berkata:

    ada gak cara untuk membuat orang jadi kaya

  5. pantespati berkata:

    asal tidak pakai dukun dukun gitu gak apa apalah

  6. niko berkata:

    Hi Yudhi, pemalas benar kamu ya

  7. Saya sebagai pelaku bisnis menyadari betul adanya tekanan yang besar dari para kompetitor, mereka seolah-olah tak henti-hentinya membuat terobosan guna memenangkan persaingan.
    Sebagai pelaku bisnis saya beranggapan bahwa keberhasilan usaha yang digeluti tidak terlepas dari kemampuan pribadi untuk bisa bersaing/compete. Namun terlepas dari itu semua bahwa sesungguhnya dalam dunia bisnis itu selalu ada yang menang dan ada yang kalah. Dan seringkali kita lebih melihat dari sisi sebagai pemenang dan berharap selalu ingin menang dalam persaingan. Hal itu baik-baik saja, namun apabila kita tidak memperhitungkan kemungkinan kegagalan dalam bisnis atau bahkan tidak siap dalam kekalahan maka boleh jadi kita tidak akan bangun dan berkembang dalam persaingan ketika kita benar benar kalah dalam persaingan..Terima kasih

  8. Amin berkata:

    Kalo persaingan perbankan saat ini sudah masuk tahap apa ya ?

  9. ayu puspita sari berkata:

    tolong indikator persaingan bisnisnya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s