Family is Most Important (Catatan Dari Film Clicker)

sandler1.jpg

Kemarin malam iseng2 nonton film dengan judul Clicker yang diperankan oleh Alan Sandler (Michael Newmann). Dulu pernah sih nonton preview filmnya di TV dan baru sekarang bisa ditonton.

Film ini menceritakan tentang obsesi Newmann yang berprofesi sebagai arsitek untuk mensejahterakan keluarganya. Istrinya Donna dan kedua anaknya sangat sayang dan selalu memahami tentang kesibukan suami/ayah nya. Newmann merupakan tipe seorang workaholic yang bekerja siang malam tanpa kenal waktu, sampai-sampai sejumlah acara dengan dengan keluarga yang sudah diatur jauh-jauh hari harus dibatalkan karena harus menyelesaikan deadline pekerjaan. Bahkan walaupun sudah berkumpul dengan keluarga besar Newmann masih sibuk bertelepon dengan bosnya untuk masalah kerjaan, sehingga praktis acara keluarganya tidak maksimal.

Suatu waktu Newmann bertemu dengan Morty yang memberikan sebuah alat remote untuk mengendalikan seluruh alam. Dengan remote ini Newmann bisa menghentikan sejenak (pause), mempercepat (forward), memutar balik (rewind) seluruh objek dan kejadian masa lampau dan ia benar-benar menyaksikannya sendiri.

Karena terkesan dengan alat ini Newmann lalu mencobanya untuk mempercepat kehidupannya agar bisa langsung merasakan dirinya sudah menjadi orang yang sukses. Ternyata di masa kejayaannya itu ia harus merasakan perceraian dengan istri yang sangat ia cintai yang ternyata menikah dengan guru anak lelakinya di sekolah dulu. Bahkan ketika ayah Newmann meninggal, ia tidak berada di sana. Betapa shock dan terpukulnya Newmann menyaksikan hal itu, terlebih lagi ia harus meninggal karena stroke. Ternyata anak lelakinya ini ketularan sifat workaholic ayahnya. Ini terlihat ketika ia pamit kepada Newmann untuk menunda bulan madunya karena ada urusan kantor yang harus segera diselesaikan. Mendengar hal itu Newmann yg sedang terbaring karena stroke lantar mencabut seluruh alat medis yang menempel di tubuhnya dan dengan sempoyongan mengejar anak dan keluarganya untuk hanya mengucapkan “…my son, family is most important…“, hingga ia meninggal tergelak di jalan.

Setelah itu Newmann terbangun, ternyata ia ketiduran di kasur pajangan di sebuah mall pusat belanja dan mengalami mimpi itu semua. Oleh karena itu dengan girang dan penuh semangat ia pulang untuk mengubah kebiasaan buruknya selama ini yang sering menelantarkan keluarga demi mengejar karir dan kejayaan materiil keluarga.

 

Terus terang film ini sangat membuat saya tersentuh, karena sedikit banyak sesusai dengan kondisi saya dan mungkin para kepala keluarga lainnya. Semoga pesan moral yang sarat makna yang terkandung di dalamnya bisa kita jadikan renungan untuk mengetahui sejauh mana pentingnya keluarga buat kita.

 

Foto : http://static.hollywoodvideo.com/reelreviews/200x130_clickdvd.jpg

Pos ini dipublikasikan di Entertainment, Fenomena, Gaya Hidup. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s