Why Startup Founders Drop Out

skype.jpg

Judul tersebut terdapat dalam situs Businessweek yang mengetengahkan daftar para pendiri perusahaan start up yang mundur dari perusahaan yang didirikannya sendiri. Mengapa mereka mundur setelah bersusah payah mendirikan perusahaannya? Tampaknya ini yang perlu kita pelajari bila mendirikan sebuah perusahaan (software?) yang memiliki prospek sangat cerah, sehingga membuat ngiler para investor.

  1. ViaWeb. Perusahaan e-Commerce paling tua di dunia ini didirikan oleh Paul Graham. Diakuisisi Yahoo! tahun 1998 dan pendirinya keluar tahun 1999.
  2. Dodgeball. Produk berbasis social network for mobile ini didirikan oleh Dennis Crowly & Alex Rainert. Diakuisisi oleh Google tahun 2005 dan pendirinya keluar tahun 2007.
  3. dMarc. Perusahaan automated advertising platform ini didirikan oleh Chad & Ryan Steelberg. Tahun 2006 dibeli Google senilai US$ 102 Juta (Rp.969 Miliar). Pendirinya keluar tahun 2007.
  4. Skype. Perusahaan VoIP ini salah satu pendirinya Niklas Zennstrom keluar pada tahun 2007 yang mana sebelumnya telah diakuisisi oleh eBay tahun 2005 dengan nilai US$2,6 miliar (Rp. 24,7 triliun).
  5. Jamdat. Perusahaan mobile phone gaming salah satu pendirinya adalah Austin Murray (keluar tahun 2006). Tahun 2005 dibeli oleh Electronic Arts sebesar US$ 680 juta (Rp. 6,46 triliun).
  6. JBoss. Salah satu pendirinya adalah Mark Fleury. JBoss dibeli oleh Red Hat seharga US$ 350 juta (Rp. 3,325 triliun) tahun 2006. Setahun kemudian Mar meninggalkan perusahaannya itu.
  7. SuSE. Perusahaan yang memproduksi Linux ini dibeli oleh Novell tahun 2004 senilaiUS$ 210 juta (Rp. 1,995 triliun). Pendirinya, Hubert Mantel meninggalkan perusahaan itu tahun 2006.
  8. Launch. Perusahaan downloadble music provider ini didirikan oleh Dave Goldberg & Bob Roback. Mereka nantinya keluar pada tahun 2007 setelah perusahaam mereka diakuisisi oleh Yahoo! pada tahun 2001.

Wah, kalau nanti perusahaanku Metasoft sudah besar apa bakal diakuisisi oleh mereka juga ya? Kita lihat aja nanti🙂

Foto: Businessweek.com

Pos ini dipublikasikan di Bisnis, Entrepreneurship, Events, Fenomena, Software, Survey & Data, Teknologi Informasi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Why Startup Founders Drop Out

  1. yando berkata:

    beragam alasannya mas. Misal, mereka disingkirkan secara perlahan oleh si pemilik yang baru atau venture capitalistnya. atau mereka cari tantangan baru… Wallahu’alam

  2. Ardiansyah berkata:

    Iya sih, liat aja Putera Sampoerna yang rela melepaskan saham mayoritas ke Philip Morris. Semua pasti sudah ada pertimbangannya semua, lagian “mencintai” tidak harus “memiliki” bukan ? he..he..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s