Terjebak Mitos Bisnis Modal Dengkul

 

entrepreneur2.jpg

Sudah tidak terhitung lagi kita membaca, mendengar atau melihat istilah “Sukses Berbisnis Modal Dengkul” atau “Sukses Bisnis Modal Nol” yang mana biasanya menceritakan kesuksesan seorang pengusaha yang memulai bisnis dari NOL tanpa modal apa-apa. Terus terang sebagai orang yang sedang merintis bisnis saya tergelitik dan sedikit “terusik” dengan istilah ini. Karena, bila konsep ini ditelan mentah-mentah oleh para anak muda, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi “sedikit terjebak” bila istilah ini benar-benar mereka terapkan.
Terus terang bagi yang belum pernah menjalankan bisnis sama sekali dan ingin membangun bisnis, ketahuilah bahwa jangan mengartikan istilah tersebut mentah-mentah! Karena itu hanyalah sebuah istilah filosofis yang bertujuan membantun semangat untuk berwirausaha. Jadi bukan artinya kita bisa mendirikan bisnis tanpa modal sama sekali!
Makna sebenarnya yang ingin disampaikan adalah bahwa, bisnis bisa didirikan hanya dengan modal “sekedarnya” atau minimal. Tetap saja memerlukan modal tentu saja.
Coba bayangkan bila istilah tersebut kita terapkan, misalnya ada seorang pengusaha sukses mengatakan bahwa dulu ia berhasil menyewa sebuah gedung untuk usaha dengan di bayar belakangan setelah ada uang. Nah, dari sini bisa kita lihat, pertama untuk menuju ke tempat tersebut tentu butuh transportasi misalnya naik kendaraan pribadi, kalau tidak punya kendaraan umum. Tentu saja untuk membayar ongkos kita butuh UANG yang berarti tetap butuh modal bukan?
Contoh lain kalau kita ingin melakukan negosiasi dengan calon investor atau pun kita ingin menjual barang kita ke calon konsumen. Tetap saja yang namanya entertainment cost (baca: biaya-biaya kecil dan atau tak terduga) tetap dibutuhkan. Nah hal-hal seperti itu lah yang tetap membutuhkan MODAL. Wallhu’alam.
Pos ini dipublikasikan di Bisnis, Entrepreneurship, Fenomena, Opinion, Praktek Bisnis. Tandai permalink.

5 Balasan ke Terjebak Mitos Bisnis Modal Dengkul

  1. mas_tyo berkata:

    anda benar sekali, saya sangat setuju dengan pendapat anda, pengalaman saya ketika memulai bisnis saya dulu sama persis seperti yang anda paparkan. Sukses

  2. Yogi berkata:

    Bagaimanapun pasti sedikit banyak butuh modal pak. Bukankah saat anda makan (sarapan) sebelum berangkat kerja itu juga modal ?

    Yang dimaksud modal dengkul disini adalah sebuah usaha untuk lebih mengedepankan modal “intangible” daripada modal “tangible”-nya. Nah, itulah yang dimaksud bisnis modal dengkul sebenarnya.

    Saya juga membuat ebook tentang bahasan ini kok, di http://www.modalpengusaha.com

    alhamdulillah semunya sudah saya buktikan sendiri, bahwa modal uang bukanlah segalanya. Bravo Modal dengkul !

    Salam hangat dari saya.

    Yogi saputra
    http://www.modalpengusaha.com

  3. Eko trn berkata:

    modal juga sangat penting loh..

  4. arifin berkata:

    saya mau jadi agen iklan atau jadi agen modeling juga kala bisa minta alamatnya telp 0266222484 sukabumi

  5. IFA berkata:

    Saya kira semua orang bisa mencerna apa maksut dari modal dengkul, artinya adalah sangat relatif, bisa jadi modal dengkul itu sama sekali tanpa modal, bisa juja dengan modal yang sangat minim atau modal apa adanya.

    Contoh : saya pernah bisnis Tas buatan tangan yang di buat oleh saudara saya, tas itu saya bawa ke Jakarta kemudian saya jual, setelah barang laku baru saya bayar Tas nya. hal ini berlangsung sampai bertahun tahun saya lakukan dan saya tidak perlu modal uang sama sekali.
    Tentu saja hal ini bisa berjalan bila orang yang membawa barang di akui kejujurannya. untuk itu sebagai gantinya modal adalah modal kejujuran.

    sampai sekarang bila ada kesempatan bisnis saya melakukan hal seperti itu.saya hanya punya modal yaitu kejujuran.

    Ternyata memang ada bisnis dengan modal dengkul.
    Semoga bisnis modal dengkul tetap jaya.

    Mudah mudahan pengalaman saya berguna untuk orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s