Tenang Saja, Konsumen Akhirnya Beli Juga Kok…

Saya dan Anda pasti sering melihat secara sengaja atau tidak produk-produk yang diiklankan dan terpampang mulai dari bentuk spanduk, surat kabar, iklan baris, kolom, baliho, reklame, televisi, radio, dll. Pada awalnya kita mungkin cukup tertarik ketika melihat sebuah produk dengan berkata dalam hati, “…hmmm, bagus juga tuh produk, suatu saat beli ah….“.

Hari berganti hari dan minggu berganti minggu, mungkin kita telah lupa dengan niat tersebut. Nah, suatu hari kita melihat kembali iklan produk tersebut dan lantas teringat kembali dengan niat kita untuk membeli produk tersebut, tapi karena hari itu kita sangat sibuk dengan kerjaan rutin, akhirnya niat tersebut tertunda kembali.

Waktu berjalan sudah beberapa bulan, suatu hari terjadi suatu kondisi di mana kita memerlukan sebuah produk yang fungsinya sama dengan iklan yang sudah beberapa kali kita lihat. Spontan saja, memori kita langsung tertuju kepada produk tersebut, dan dengan mantap tanpa keraguan kita pasti akan membelinya.

Apa yang bisa dipetik dari cerita di atas? Pertama, saya yakin bahwa pengalaman di atas pernah juga kita alami bukan?πŸ™‚, Kedua, dari sisi pemasaran sebenarnya apa yang sering dibahas di buku pemasaran bahwa frekuensi untuk giat dan sering “meneriakkan”, mengumumkan, mengiklankan produk sangat terbukti. Karena ketika pertama kali melihat sebuah produk, bila awalnya sudah tertarik dan ada niat untuk membeli dan memiliki, sebenarnya tinggal menunggu waktu saja kok transaksi bakal terjadi.Β  Tapi memang terkadang berbagai situasi dan kondisi yang kerap “merintangi” terjadinya realisasi pembelian tersebut. Mulai dari waktu tidak tepat, sibuk, uangnya belum cukup, cari informasi produk pembanding, dll. Sehingga memang kita sebagai penjual harus memiliki dan terus meningkatkan “modal” sabar dan modal promosi agar calon pembeli menjadikan produk kita sebagai TOP (Top of Mind) ketika mereka sudah siap melakukan pembelian.

Jadi, tenang aja, konsumen akhirnya pasti beli produk kita juga kok..πŸ™‚

Pos ini dipublikasikan di 1, Bisnis, Curhat, Entrepreneurship, Fenomena, Opinion, Praktek Bisnis. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tenang Saja, Konsumen Akhirnya Beli Juga Kok…

  1. Wuryanano berkata:

    Tulisan yang bagus untuk mengingatkan pentingnya kesabaran dan keuletan, mas Ardiansyah.πŸ™‚

    Memang seringkali, sebagai pebisnis, kita ini maunya kan setiap detik, barang yang kita jual laku ya…hehehe… biar ngak berat diongkos.πŸ˜€

    Salam sukses selalu dari Surabaya,
    Wuryanano

  2. kesabaran itu emang penting ya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s